
PKM UMNAW LANSKAP LINGUISTIK, KKKB UMNAW– Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris, tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Sastra Program Studi Sastra Inggris Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan edukatif bertema Pemanfaatan Lanskap Linguistik sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
Lanskap linguistik merujuk pada penggunaan bahasa yang terdapat di ruang publik, seperti papan nama, poster, slogan, dan penanda informasi lainnya. Dalam kegiatan ini, guru diajak untuk mengamati serta menganalisis sekitar sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan media pembelajaran bahasa Inggris dengan membuat papan nama yang berbentuk pemberitahuan, instruksi ataupun tanda peringatan. Melalui aktivitas tersebut, siswa diharapkan dapat memahami kosakata, struktur kalimat, serta fungsi bahasa secara langsung dan nyata.
SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar merupakan lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum umum (sains) dengan program tahfidz Al-Qur’an. Sekolah ini menekankan pembentukan karakter religius, penguasaan ilmu sains, dan kemampuan bahasa, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris, sebagai bagian dari pembeljaran keislaman dan globalisasi. Dalam kegiatan pengabdian ini, ketua tim pengabdian, ibu Dewi Nurmala menyampaikan bahwa pemanfaatan lanskap linguistik mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna. Selanjutnya, ibu Ayu Melati Ningsih dan bapak Muhammad Kiki Wardana menambahkan bahwa melalui lanskap linguistik, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga berinteraksi dengan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar bahasa Inggris.
Kegiatan pengabdian ini juga diisi dengan pendampingan kepada guru bahasa Inggris dalam merancang strategi pembelajaran berbasis lanskap linguistik yang selaras dengan karakter sekolah berbasis sains dan tahfidz Al-Qur’an. Dengan pendekatan ini, nilai-nilai religius dan akademik dapat berjalan seimbang dalam proses pembelajaran.
Selain itu, pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap inovasi pembelajaran ini dapat diterapkan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar menjadi lebih kontekstual, relevan, dan menyenangkan bagi siswa.
