Situs Resmi Koperasi UMN Al-Washliyah

Dosen UMN Al Washliyah Hadirkan Pembelajaran Inovatif di SD Negeri 060923 Medan

PKM UMNAW INOVATIF PEMBELAJARAN, KKKB UMNAW – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar terus digencarkan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), para dosen turun langsung ke SD Negeri 060923 Medan Amplas untuk memberikan pelatihan pembelajaran inovatif berbasis teknologi sekaligus penguatan karakter bagi guru. Kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi pendampingan praktik yang dapat langsung diterapkan di kelas. Para guru diajak mencoba, merancang, hingga memproduksi media pembelajaran digital sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa masa kini.

Siti Khayroiyah, S.Pd., M.Pd. memperkenalkan pemanfaatan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif. Guru dilatih menyusun kuis matematika berbasis soal berpikir tingkat tinggi (HOTS) yang dikemas menarik. Metode ini membuat suasana belajar berubah menjadi lebih hidup – siswa antusias, kompetitif, sekaligus terdorong berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah. Berikutnya, Dra. Sukmawarti, M.Pd. memandu guru membuat modul pembelajaran digital menggunakan Articulate Storyline. Melalui aplikasi ini, materi dapat disajikan dalam bentuk multimedia interaktif. Peserta tampak bersemangat ketika melihat materi pelajaran berubah menjadi tampilan visual yang menarik dan mudah dipahami siswa.

Pengembangan bahan ajar juga diperkuat oleh Drs. Hidayat, M.Ed. melalui pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Pendekatan ini menggabungkan teknologi, strategi pembelajaran, dan penguasaan materi secara terpadu. Selain meningkatkan pemahaman konsep, bahan ajar yang dirancang juga menanamkan nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Sementara itu, Dr. Abdul Mujib, M.PMat. memperkenalkan konsep pembelajaran mendalam (deep learning). Guru diajak membangun pemahaman konseptual siswa melalui pertanyaan pemantik dan diskusi reflektif. Pembelajaran matematika pun tidak lagi sekadar hafalan rumus, melainkan proses memahami makna dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Di bidang literasi bahasa, Wariyati, M.Hum., M.Pd. menghadirkan workshop media literaktif sederhana untuk pembelajaran speaking di sekolah dasar. Melalui kartu, gambar, dan dialog kontekstual, guru memperoleh inspirasi menciptakan kelas bahasa Inggris yang komunikatif dan menyenangkan sehingga siswa lebih percaya diri berbicara. Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah. Para guru menilai pelatihan sangat membantu dalam meningkatkan kompetensi digital dan memperkaya variasi metode pembelajaran. Kepala SD Negeri 060923 Medan Amplas, Budi Utama, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi guru dan berdampak langsung pada semangat belajar siswa,” ujarnya.

Melalui program ini, UMN Al Washliyah menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi sekolah. Sinergi kampus dan sekolah diharapkan terus berlanjut guna menciptakan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *