
PKM UMNAW PERKEMBANGAN KOGNITIF, KKKB UMNAW – Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025 Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah mengunjungi guru-guru di UPT SDN 064990 Medan Johor. Ketua tim Pengabdi adalah Ibu Nurhafni Siregar, S.Pd. M.Hum. bersama sejawat Ibu Dwi Novita Sari, M.Pd., Ibu Nurmairina, S.Pd.I.,M.Pd., Ibu Dinda Yarshal, S.Pd.I.,M.Pd., Ibu Nila Lestari, S.Pd., M.Pd., dan Ibu Linda Astuti Rangkuti, S.Pd., M.Hum. telah memberikan materi Games Edukatif Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Fase C dengan tujuan guru-guru SD yang mengajar bahasa Inggris mampu memberikan pengalaman belajar yang bermutu dan menyenangkan melalui metode pembelajaran yang mengintegrasikan games edukatif dalam pembelajaran bahasa Inggris di UPT SD Negeri 064990 Medan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan yang sangat positif dari peserta dan terlihat guru-guru sangat antusias mengikuti penjelasan tim pengabdi. Ibu Kepala Sekolah Suci Dirma Ayu, S.Pd. menyambut baik dan mendukung kegiatan PkM ini. Diharapkan nantinya kegiatan ini bisa menguatkan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berhasil meningkatkan perkembangan kognitif siswa dalam belajar bahasa Inggris kedepan.
Yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah pemikiran bahwa Indonesia menempati peringkat ke-80 dari 116 negara di dunia dan peringkat ke-12 dari 23 negara di Asia dengan skor 468 Berdasarkan hasil pemeringkatan Education First English Proficiency Index (EF EPI) Tahun 2024. Skor tersebut setara dengan level B1 menurut Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). CEFR merupakan standar internasional yang mengukur kemampuan berbahasa dalam keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Hasil skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia masih tergolong rendah (low proficiency).
Fenomena nasional diatas merupakan kondisi yang terjadi di UPT SD Negeri 064990 Medan karena siswa-siswi belum mampu memahami dan menggunakan bahasa Inggris setara kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh pelajar tingkat Primary (dasar). Walaupun bahasa Inggris telah diperkenalkan secara luas di tingkat sekolah dasar sebagai bagian dari pendidikan bahasa awal; namun, kemampuan berbahasa Inggris siswa masih relatif rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa paparan dini saja tidak cukup untuk memastikan pemerolehan bahasa yang efektif tanpa pendekatan pengajaran yang tepat, materi pembelajaran, dan kesiapan guru. Dalam banyak konteks EFL (English as a Foreign Language), siswa muda menghadapi tantangan yang berkaitan dengan masukan yang terbatas, kurangnya kesempatan untuk praktik yang bermakna, dan kurangnya strategi pedagogis yang sesuai dengan usia. Akibatnya, siswa sering menunjukkan kesulitan dalam penguasaan kosakata dasar, pengucapan, dan keterampilan komunikasi sederhana. Masalah-masalah ini menyoroti perlunya evaluasi sistematis terhadap praktik pengajaran bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar dan pengembangan strategi pengajaran yang lebih efektif yang selaras dengan karakteristik kognitif dan linguistik siswa muda.
Hasil capaian dari pelaksanaan PkM Games Edukatif Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Siswa Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Fase C Kepada guru-guru UPT SD Negeri 064990 Medan menunjukkan adanya pemahaman konsep games edukatif sangat esensial dalam meningkatkan perkembangan kognitif siswa SD pada mata pelajaran bahasa Inggris khususnya pada fase C; peserta memahami macam-macam games interaktif dan edukatif yang bisa diimplementasikan dalam classroom English; dan peserta memahami praktek implementasi games interaktif dan edukatif yang bisa diimplementasikan dalam classroom English
