Situs Resmi Koperasi UMN Al-Washliyah

Dosen FEB UMN Al-Washliyah Gelar Pengabdian Masyarakat, Tingkatkan Literasi Akuntansi Sederhana bagi Pelaku UMKM di Desa Pekubuan

PKM UMNAW LITERASI AKUNTANSI Langkat – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema “Pemanfaatan Akuntansi Sederhana pada Usaha Kecil Menengah Masyarakat di Desa Pekubuan, Kabupaten Langkat.” Kegiatan ini dipimpin oleh Sriwardany, S.E., M.Si. bersama anggota tim Dita Deviana Fadhilah, dengan sasaran masyarakat Desa Pekubuan yang memiliki maupun sedang merintis usaha kecil dan menengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FEB UMN Al-Washliyah dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pelatihan dilaksanakan dalam suasana yang interaktif dan penuh antusiasme. Sejak awal kegiatan, para peserta menunjukkan semangat tinggi untuk memahami pentingnya pencatatan keuangan sederhana dalam mengelola usaha. Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar akuntansi, teknik pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan pemasukan dan pengeluaran, hingga penghitungan laba usaha secara sederhana. Seluruh materi dirancang agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh pelaku UMKM dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Ketua tim pengabdian, Sriwardany, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa banyak pelaku usaha mikro masih mengelola keuangan secara sederhana tanpa melakukan pencatatan yang sistematis. Akibatnya, mereka sering mengalami kesulitan dalam mengetahui kondisi keuangan usahanya, menghitung keuntungan secara akurat, maupun merencanakan pengembangan usaha di masa mendatang. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu menyusun pembukuan sederhana sehingga pengelolaan usaha menjadi lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.

Sementara itu, anggota tim, Dita Deviana Fadhilah, menyampaikan bahwa akuntansi bukan hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar, tetapi juga sangat penting diterapkan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan memahami pencatatan keuangan sederhana, pelaku usaha dapat memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengendalikan arus kas, serta memiliki informasi keuangan yang dapat dijadikan dasar dalam mengambil keputusan bisnis.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik langsung menggunakan contoh kasus usaha masyarakat. Para peserta diajak menyusun buku kas sederhana, mencatat transaksi harian, serta membuat laporan laba rugi sederhana sesuai dengan kondisi usaha yang mereka jalankan. Pendekatan praktik ini membuat peserta lebih mudah memahami materi dan meningkatkan kepercayaan diri untuk menerapkannya secara mandiri.

Antusiasme masyarakat Desa Pekubuan terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama pelatihan. Peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha mereka. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi lanjutan mengenai pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha berbasis teknologi. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata. Diharapkan pelatihan ini mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Pekubuan, Kabupaten Langkat secara berkelanjutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *